Anggota KPRI Harus Berperan Aktif



Sungai Raya. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Kubu Raya mengharapkan anggota KPRI Jaya Bersama Kubu Raya bisa meningkatkan peran aktifnya dalam memajukan organisasi tersebut.
Meski minimnya anggota KPRI yang datang dalam RAT tahun ini sebagai hal yang lumrah, namun dia menyatakan kemajuan suatu organisasi koperasi bukan dikarenakan faktor kepengurusan, melainkan peran aktif dari anggota koperasi itu sendiri.
“Pengurus itu hanya sebagai penggerak dalam roda organsiasi sbuah koperasi. Namun yang paling berperan untuk membawa koperasi itu lebih baik adalah anggota itu sendiri, sehingga harus ada kerjasama yang baik dari anggota dan pengurus,\" katanya kepada wartawan, Kamis (29/3).
Meski hanya dihadiri 58 anggota, namun Sutoyo menilai itu sudah memenuhi corum dan RAT sah dilaksanakan, karena jika dihadiri dari 20 persen dari 189 anggota dan 20 persen anggota tersebut merespon positif RAT yang dilakukan, dan yang lain sifatnya diwakilkan itu sudah sah dilaksanakan.
Sutoyo menilai, selama satu tahun kepengurusan KPRI Jaya Bersama sudah berjalan dengan baik. Hal itu dibuktikan dengan semakin banyaknya divisi usaha yang dibentuk dan terealisasinya beberapa program kegiatan.
Sementara Ketua KPRI Jaya Bersama Kabupaten Kubu Raya, Guntoro mengungkapkan meski dihadiri oleh 58 anggota, RAT itu masih tetap berjalan dengan baik.
 “Di daerah lain juga melakukan RAT hari ini, karena banyak yang tidak ingin lewat dari bulan Maret. Ini juga sekaligus kita melakukan pendataan anggota-anggota kita, ada yang anggota biasa yaitu pegawai negeri dan anggota luar biasa yaitu masyarakat luar yang bukan pegawai negeri sipil yang mendaftar sendiri,” ungkapnya.
Guntoro menjelaskan dengan adanya anggota yang bukan PNS, hal tersebut membuktikan keterbukaan KPRI Jaya Bersama terhadap masyarakat luas. RAT yang dilakukan KPRI tersebut sudah ketiga kalinya sejak 2009 lalu.
“Itu menandakan adanya peningkatan. Peningkatan tersebut merupakan keberhasilan bersama. Dalam RAT tersebut kita tetap mengedepankan prasangka baik kepada semuanya untuk lebih menumbuh kembangkan koperasi agar menjadi lebih baik lagi,” jelasnya.
Guntoro mengaku KPRI tidak memiliki cabang, namun memiliki divisi. “Divisi yang kita bangun adalah divisi beras lokal yang sudah ada sejak lama, dan itu merupakan pencitraan Pemkab Kubu Raya karena pro rakyat. Kita membeli beras petani dengan harga yang sesuai,” ucapnya.
Guntoro menambahkan KPRI juga memiliki sistem simpan pinjam kepada anggota. Pihaknya juga ada membuat pusat oleh-oleh khas Kubu Raya.
“Isinya berupa kerajinan khas Kubu Raya dari pengrajin yang di titipkan di KPRI Jaya Bersama. Penitipan tersebut di maksudkan agar masyarakat yang memiliki kreatifitas tinggi dapat di kenalkan dan di kembangkan,” pungkasnya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar